MASIGNCLEAN104

7 Tips Untuk Memahami Bahasa Tubuh Bayi Anda

Selamat, kamu adalah seorang ibu sekarang! Dan, Anda mungkin menghabiskan sebagian besar waktu Anda untuk merawat buah hati baru Anda, mengamati gerakannya, dan mencoba memahami mengapa dia melakukan gerakan tertentu lebih banyak dari pada yang lain.

Jika hal tersebut seperti yang anda alami, maka Anda harus mempunyai waktu untuk membaca tulisan ini. Karena di sini, kita melihat beberapa cara untuk mengungkap misteri pembicaraan bayi dan membicarakan berbagai cara di mana bayi Anda mencoba mengekspresikan dirinya kepada Anda.



Membaca Bahasa tubuh bayi bisa memberi tahu Anda banyak tentang suasana hati dan perasaan bayi. Jadi di sini, kami membahas beberapa kunci bahasa tubuh untuk membantu Anda memahaminya:

7 Tips Memahami Bahasa Tubuh Bayi


1. Kaki Menendang- nendang



Diartikan dengan:

Bayi Anda bahagia dan bersenang-senang. Menendang kaki adalah cara bayi Anda mengekspresikan kebahagiaannya. Sebagian besar bayi menendang kaki mereka saat berada di bak mandi atau saat Anda bermain dengan mereka.

Bagaimana meresponnya :

Anda dapat mengatur bayi Anda di pangkuan Anda dan menyanyikan sebuah lagu. Bermain, atau bernyayi bareng sambil bercanda membuat bayi anda senang.

2. Melengkungkan Punggung


Diartikan dengan :

Seorang bayi melengkungkan punggungnya sebagai reaksi rasa sakit atau ketidaknyamanan. Sebagian besar, bayi melengkungkan punggung mereka saat mereka menderita sakit maag.

Bagaimana meresponnya :

Bantu bayi Anda untuk bersantai. Gendong bayi anda dengan posisi bayi berdiri untuk mengeluarkan sendawanya. Hindari stres saat memberi makan atau susu jika bayi Anda muntah atau menangis, dan buat lah bayi nyaman terlebih dahulu.

3. membenturkan kepala


Diartikan dengan :

Bayi membenturkan kepala mereka di lantai atau di atas balok boksnya saat dia merasa mudah tersinggung atau sakit. Membenturkan kepala ternyata menjadi cara untuk meringankan rasa sakit. Rasa nyeri yang dialami bayi biasanya terjadi akibat proses pertumbuhan gigi atau infeksi telinga.

Bayi juga bisa merasa stres akibat belum mampu mengelola emosi. Rasa kesal dan marah pada bayi bisa dituangkan berupa kebiasaan seperti membenturkan kepala. Hal ini sebagai cara anak untuk menunjukkan rasa tidak nyaman yang ia alami.

kondisi ini terjadi biasa terjadi pada bayi berusia 18 bulan hingga 24 bulan. Bahkan pada sebagian anak, membenturkan kepala ini jadi kebiasaan hingga ia berusia tiga tahun.

Bagaimana meresponnya:

perlu memberikan perhatian lebih pada anak. Hindari memberi hukuman kepada anak karena hal ini justru membuat perilakunya makin buruk.

Jika bayi Anda sering memukul kepalanya untuk rentang yang lama, maka sebaiknya mengunjungi dokter anak untuk pemeriksaan bayi Anda. Tidak seperti saat remaja , jangan abaikan kepala bayi yang membenturkan

4. meraih telinga


Diartikan dengan:

Bayi yang meraih telinganya adalah caranya untuk mengungkapkan kegembiraannya menemukan telinganya. Bisa juga, bayi Anda mungkin menarik telinganya saat dia sedang tumbuh gigi. Jika bayi Anda menangis dan meraih telinganya, maka dia mungkin menderita infeksi telinga.

bagaimana meresponnya :

Coba ajak bercanda dan berbicra dengan bayi Anda dalam pencariannya untuk menemukan telinganya. Bantu bayi Anda merasa nyaman saat sedang tumbuh gigi. Tanyakan kepada dokter anak Anda apakah anak Anda menderita infeksi telinga.

5. Tangan Mengepal


Diartikan Dengan :


Tangan mengepal adalahgerakan yang sering dilakukan bayi. Tapi, mengepal tangan juga bisa menjadi tanda kelaparan atau stres. Saat bayi anda lapar, dia menjadi tegang dan mengepalkan tangannya.

bagaimana meresponnya :

Berikan susu atau makanan pada bayi Anda jika dia lapar. Jika bayi Anda melakukan hal mengepal tangan secara terus menerus setalah umur 3 bulan, maka sebaiknya tanyakan kepada dokter anak Anda.

6. Menekuk Lutut:


Diartikan dengan:

Bayi yang menekukkan lututnya merupakan tanda ketidak nyamanan pencernaan. Bayi Anda mungkin menekuk lututnya saat ia mengalami gangguan buang air besar, gas, atau konstipasi/sembelit.

bagaimana meresponnya:

Jangan kawatir. Jika si kecil menekuk lututnya karena terkena gas, bantulah bayi bersendawa dengan menggendongnya posisi berdiri. Jika Anda menyusui bayi Anda, hindari mengonsumsi makanan yang menyebabkan gas. Jika si kecil Anda menderita konstipasi, maka tanyakan kepada dokter Anda. Berikan bayi Anda air yang cukup dan beberapa jus prune yang diencerkan.

7. Menyentakkan Lengan:


Diartikan dengan :

Menyentakkan tangan adalah reaksi bayi terhadap lingkungan dan tanda kewaspadaan. Biasanya, bayi Anda akan menggoyang-goyangkan tangannya saat mendengar suara mendadak atau mengalami cahaya terang. Bayi juga bisa menyentakkan lengannya saat Anda meletakkannya di lantai atau jika dia merasa kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba.

Bagaimana menanggapinya:

Lengan tersentak adalah refleks bayi yang biasa dilakukan, dan mereka hilang setelah empat bulan. Awasi bayi Anda saat Anda sedang menidurkannya. Mengayunkan bayi akan memberinya cukup dukungan dan mencegahnya menyentakkan lengannya.


Share This :